Pasien Positif Covid-19 di Pangkep Bertambah di Tengah Tatanan Normal Baru

Pasien Positif Covid-19 di Pangkep Bertambah di Tengah Tatanan Normal Baru

BA
Badauni AP

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Pangkep - Data pasien positif Covid-19 Kabupaten Pangkep terus bertambah di tengah penerapan tatanan normal baru dari pemerintah. Tim Penanganan Covid -19 mencatat, sebanyak tiga tambahan pasien positif dengan jumlah keseluruhan sebanyak 28 pasien.

Juru Bicara Penanganan Covid-19 Dr Annas Ahmad membenarkan tambahan terus terjadi di Kabupaten Pangkep.

"Iya, hari ini sebanyak tiga tambahan positif, " kata Annas Minggu 7 Juni 2020.

Annas menambahkan, ketiga pasien tersebut perempuan berusia muda, 33, 24, 27 tahun dan  telah menjalani isolasi di salah satu hotel Makassar, sedangkan asalnya dari satu kecamatan yang sama.

"Ketiga tambahan pasien dari Kelurahan Pabundukang, Tumampua, dan Padoang-doangan," ujar Annas.

Total keseluruhan menurut Annas, Pasien Dalam Pengawasan (PDP) sebanyak 23 orang dengan catatan, lima dirawat, dua Isolasi mandiri, 16 pulang dan sehat.

“Data meninggal kategori PDP allhamdulillah saat ini belum ada,” ujar Annas.

Sementara untuk data Orang Dalam Pemantauan (ODP), sebanyak 119 orang, Sembilan masih menjalani proses pemantauan, dan selesai pemantauan sebanyak 111.

“Ini ODP untuk hari ini,” katanya.

Adapun untuk data pasien positif, sebanyak empat orang dirawat, delapan Isolasi Mandiri, 15 sembuh, dan satu orang meninggal.

“Jadi allhamdulillah angka sembuh juga terus bertambah,” katanya.

Annas juga mengimbau untuk masyarakat agar tetap mengutamakan protokoler kesehatan, di tengah diterapkannya penerapan tatanan normal baru.

“Kita tetap harus tetap jaga jarak, rajin cuci tangan, dan berperilaku hidup sehat, hindari kerumunan dan berkumpul,” ujar Annas.

Sementara itu salah seorang warga asal Kecamatan Pangkajene Ismail (40) mengatakan, pascalebaran Idul Fitri pemerintah telah melonggarkan untuk aktivitas masyarakat.

“Saya lihat sudah banyak warung makan yang memulai membuka dan melayani,” ujar Ismail.

Walau telah dilonggarkan, kata Ismail, banyak juga masyarakat yang tidak mematuhi protokoler kesehatan dengan menggunakan APD seperti penggunaan masker.

“Saya lihat warung makan, warung kopi sudah banyak buka,” ujarnya.

Pantauan pangkep.terkini.id, sejumlah tempat publik di Kabupaten Pangkep memang sudah dilonggarkan normal, tempat keramaian seperti tugu bambu runcing kini sudah dipadati lagi pedagang makanan dan minuman.

Tidak hanya itu, pekan kemarin beberapa masjid di  Kabupaten Pangkep juga telah melaksanakan salat Jumat, warung makan dan cafe serta warung kopi, juga sudah mulai kembali normal untuk membuka kembali.