Ini Cara Kerja Algoritma Instagram, Mulai dari Urutan Stories hingga Feed

Terkini.id, Pangkep – Bos Instagram Adam Mosseri mengungkap, berbagai cara kerja algoritma Instagram yang paling banyak ditanyakan pengguna, khususnya urutan stories, feed, dan berbagai foto di explore.

Mengutip Gadgetsnow, Kamis, 10 Juni 2021, dilansir dari Suara.com jaringan Terkini.id, Mosseri mengatakan, banyak pengguna salah paham dengan algoritma Instagram.

Disebutkan bahwa ada satu algoritma tunggal membuat aplikasi menampilkan unggahan, sekaligus menyembunyikan konten yang seharusnya ada.

Baca Juga: Kominfo Juga Blokir Paul Zhang di Facebook, Youtube, dan Twitter

“Kenyataannya, itu sebenarnya berbagai algoritma, pengklasifikasi, dan proses, masing-masing dengan tujuannya sendiri,” kata Mosseri dalam unggahan blog.

Ia juga mengungkap bahwa setiap bagian dari Instagram seperti Explore, Feed, Stories, hingga Reels menggunakan algoritmanya sendiri yang disesuaikan sesuai penggunaan.

Baca Juga: The Re-Entry App, Aplikasi Facebook Khusus Mantan Narapidana

Saat melihat Feed dan Stories misalnya, pengguna cenderung lebih mencari konten berisi teman terdekat mereka. Sementara di Explore, pengguna lebih tertarik untuk menemukan sesuatu yang baru.

Khusus di Feed dan Stories, Mosseri mengatakan bahwa aplikasi akan menampilkan semua konten terbaru yang dibagikan oleh pengguna yang mereka ikuti.

Setelahnya, aplikasi akan mengambil semua informasi, yang disebut ‘signal’ untuk mendapatkan algoritma.

Baca Juga: Ribuan Akun Instagram Bodong Ditemukan, Digunakan untuk Penipuan dan Sebar...

Signal terpenting di Feed dan Stories ditentukan dari berapa banyak orang yang menyukai sebuah postingan, kapan di-posting, panjang konten, lokasi, dan lainnya.

Ada pula informasi terkait orang yang mengunggah seperti berapa kali ia berinteraksi dengan pengguna lain dalam beberapa minggu terakhir.

Kemudian algoritma juga mempertimbangkan aktivitas pengguna seperti berapa banyak unggahan konten yang disukai dan riwayat interaksi dengan seseorang.

Khusus untuk Feed, lima unggahan konten yang ditampilkan teratas ditentukan dari seberapa besar interaksi pengguna melihat konten, seperti berapa detik waktu untuk memperhatikan, komentar, like, simpan, ataupun mengetuk foto profil.

Itu berarti, jika pengguna melihat suatu unggahan lebih lama, entah dengan komentar, like, atau simpan, maka kemungkinan Instagram kembali menampilkan posting dari akun yang diperhatikan.

“Kami terus menambahkan dan menghapus signal dan prediksi dari waktu ke waktu, bekerja untuk menjadi lebih baik dalam menampilkan apa yang anda minati,” jelas Mosseri

Bagikan