MYL-SS 100 Hari Kerja, Fokus Kesehatan, Kebersihan dan Penanganan Covid-19

Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TBUPPD) Kabupaten Pangkep, dr Annas Ahmad dan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep, Irdas.(Pangkep.terkini.id)
Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TBUPPD) Kabupaten Pangkep, dr Annas Ahmad dan Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep, Irdas.(Pangkep.terkini.id)

Terkini.id, Pangkep – Bupati Pangkep terpilih Muhammad Yusran Lalogau (MYL) dan Wakil Bupati Syahban Sammana dalam program 100 hari untuk tahap pertama akan menggenjot pada sektor kesehatan, kebersihan, dan penanganan Covid-19 untuk diluncurkan rencananya pada bulan Mei.

“Untuk tahap pertama ini akan fokus pada sektor kesehatan dan akan segera diluncurkan pada bulan Mei mendatang,” kata Pelaksana Tugas Sekretaris Daerah Kabupaten Pangkep, Irdas, Kamis, 22 April 2021.

Irdas mengatakan, selain program untuk kesehatan ini, akan ada lagi program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pangkep.

“Ini dulu, akan ada yang lainnya,” ujarnya.

Tim Percepatan Pembangunan Daerah (TBUPPD) Kabupaten Pangkep, dr Annas Ahmad menuturkan salah satu program unggulan yaitu ‘Sijagai’ akronim dari Siap, Jemput, Antar, Jaga, dan Peduli. Program di sektor kesehatan ini berfokus pada peningkatan pelayanan kesehatan sampai di tingkat desa dan kelurahan.

“Jadi Peningkatan akses dan kualitas kesehatan sehingga dipandang perlu untuk meluncurkannya ditahap awal,” katanya.

Annas menambahkan, program Sijagai ini merangkum tiga kegiatan yaitu, program home care atau pelayanan kesehatan di rumah, jemput rawat, antar, dan program pengembangan desa siaga di mana program itu disebutkan satu dokter satu desa, tetapi secara oprasional nantinya akan ada satu dokter yang bertanggung jawab terhadap desa.

“Jadi ini merupakan program unggulan Bupati Pangkep,” ujarnya.

Program Sijagai ini, tidak berpusat di Kabupaten, kata Annas, tetapi akan bekerjasama dengan pihak kesehatan yang ada di kecamatan, sehingga dapat segera mungkin untuk bisa memberikan pelayanan. 

“Jadi Sijagai memiliki call center yang akan menghubungkan di setiap kecamatan nanntinya,” kata Annas.

Annas menuturkan, selain itu Sijagai ini juga nantinya bisa menjadi tempat konsultasi bagi masyarakat yang ingin berkonsultasi terkait kesehatan. “Jadi masyarakat bisa memnfaatkan nantinya,” ujarnya.

Selain itu, di program Sijagai ini juga akan dilengkapi dengan fasilitas seperti ambulance.

Kepala Bidang Pemerintah Desa Dinas DPMD Kabupaten Pangkep Zul Fadli mengatakan, untuk program 100 hari kerja Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, pada penanganan Covid-19 yaitu di desa akan dibentuk Relawan Desa Aman Covid-19.

“Pada program ini yang berperan ada pemerintah desa dan masyarakat desa,” ujar Fadli.

Fadli menuturkan, kehadiran program ini untuk menjamin rasa kenyamanan dan rasa aman masyarakat di tengah masih berlangsungnya pandemi Covid-19. 

“Ini akan dilakukan serentak di 65 Desa yang ada di Kabupaten Pangkep,” katanya.

 

Baca Juga

Pemda Pangkep Salurkan Insentif Guru Mengaji dan Imam Masjid

ASN di Pangkep Terima Tunjangan Hari Raya

Bupati Pangkep Luncurkan Program Kesehatan ‘Sijagai’, Pelayanan di Rumah Hingga Satu Dokter Satu Desa

Plt Gubernur Terbitkan Surat Edaran Larangan Mudik Bagi ASN Pemprov Sulsel

Pemerintah Sulsel Naikkan Insentif Guru Honorer

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar