Kemenkumham Beri Sertifikasi KIK untuk Pemda Pangkep, Salah Satunya Tradisi Pabissu

Pemerintah Kabupaten Pangkep meneriman Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.(Ist).
Pemerintah Kabupaten Pangkep meneriman Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.(Ist).

Terkini.id, Pangkep – Pemerintah Kabupaten Pangkep meneriman Surat Pencatatan Inventarisasi Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) dari Kementerian Hukum dan Hak Asasi Manusia.

Empat sertifikasi itu diberikan langsung Kementrian Hukum dan HAM Kanwil Sulawesi Selatan, Harun Sulianto.

Dia mengatakan, pihaknya masih membuka diri untuk dapat memberikan, pelayanan kepada daerah yang masih mempunyai potensi alam yang diberikan KIK.

“Ini merupakan bentuk pelayanan kami kepada daerah dan masyarakat,” katanya, Selasa, 20 April 2021. 

Ia berharap, agar surat KIK ini dapat memacu peningkatan ekonomi masyarakat di daerah.

Empat kekayaan intelektual yang mendapatkan sertifikasi itu adalah, kuliner Sop Saudara, Pabissu bissu arrajang Segeri, Mappalili Labakkang sebagai upacara adat dan kue Dange sebagai kue khas lokal Pangkep. 

Wakil Bupati Pangkep Syahmana Sammana, saat menghadiri acara tersebut mengatakan rasa bangganya dengan adanya surat pencatatan KIK yang diperoleh Pangkep.

“Masih banyak potensi yang perlu pencatatan diantaranya, jeruk Pamelo dan  beras Mandi,” katanya.

Wakil Bupati Pangkep bersama Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK).

 

 

Baca Juga

Pemda Pangkep Salurkan Insentif Guru Mengaji dan Imam Masjid

ASN di Pangkep Terima Tunjangan Hari Raya

Bupati Pangkep Luncurkan Program Kesehatan ‘Sijagai’, Pelayanan di Rumah Hingga Satu Dokter Satu Desa

Plt Gubernur Terbitkan Surat Edaran Larangan Mudik Bagi ASN Pemprov Sulsel

Pemerintah Sulsel Naikkan Insentif Guru Honorer

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar