Bulan Ramadan Bupati Pangkep Resmikan Masjid di Kampung Parang-parang

Bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) meresmikan masjid Al Falah yang ada di kampung Parang-parang Kelurahan Anrong Appaka, Kecamatan Pangkajene.(Ist).
Bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) meresmikan masjid Al Falah yang ada di kampung Parang-parang Kelurahan Anrong Appaka, Kecamatan Pangkajene.(Ist).

Terkini.id, Pangkep – Bupati Kabupaten Pangkep Muhammad Yusran Lalogau (MYL) meresmikan masjid Al Falah yang ada di kampung Parang-parang Kelurahan Anrong Appaka, Kecamatan Pangkajene.

“Masjid ini saat saya, masih kampanye politik pernah saya singgahi untuk beribadah dan memang saya pernah berjanji jika saya terpilih menjadi bupati saya akan rampungkan pembangunannya, dan alhamdulillah saya bisa menepati janji saya ini dan kedepannya akan sya usahakan sampai selesai 100 persen,” kata Yusran, Jumat, 16 April 2021.

Yusran berharap dengan ada masjid ini juga turut mensukseskan salah satu dari 10 program kerjanya, membangun kampung religius. 

“Masjid sudah dibangun tinggal kita masyarakatku, apalagi di bulan suci ini berlomba lomba dalam menggapai amal ibadah,” ujar Yusran.

Masjid yang pembangunannya ini didanai beberapa tokoh masyarakat dan bantuan dari Pemerintah Daerah Pangkep pada awal 2017 ini rampung 70% dan telah menghabiskan anggaran sebanyak kurang lebih 1M kata Muh Ikhsan Baharuddin ketua panitia masjid alfalah saat menyampaikan laporan kegiatan tersebut.

Pada peresmian tersebut, Bupati Pangkep didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Nurlita Wulan Purnama Muhadu, dan juga Ketua DPRD Pangkep.

Baca Juga

Pemda Pangkep Salurkan Insentif Guru Mengaji dan Imam Masjid

ASN di Pangkep Terima Tunjangan Hari Raya

Bupati Pangkep Luncurkan Program Kesehatan ‘Sijagai’, Pelayanan di Rumah Hingga Satu Dokter Satu Desa

Plt Gubernur Terbitkan Surat Edaran Larangan Mudik Bagi ASN Pemprov Sulsel

Pemerintah Sulsel Naikkan Insentif Guru Honorer

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar