Musim Hujan, Ini Penyakit yang Harus Diwaspadai

Pengendara meliintasi hujan di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]
Pengendara meliintasi hujan di kawasan Gatot Subroto, Jakarta, Senin (11/2). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Terkini.id, Pangkep – Sebagian besar wilayah Indonesia telah memasuki musim hujan. Hal yang paling dikhawatirkan adalah munculnya penyakit yang sering menyerang masyarakat.

Seperti flu, batuk, pilek, demam berdarah, diare, tifus, ispa, hepatitis A, malaria, kolera dan penyakit kulit.

Hal ini biasanya disebabkan karena saat memasuki pergantian musim dari kemarau ke musim hujan atau biasa disebut pancaroba, terjadi perubahan variabel, Rabu, 2 Desember 2020.

Baik itu suhu ataupun tekanan angin yang membuat kemampuan tubuh untuk menghentikan penyebaran virus menurun.

Selain karena kondisi cuaca yang masih tidak menentu, saat musim hujan juga menjadi waktu dimana virus dan bakteri bisa berkembang dengan mudah.

Menarik untuk Anda:

Apalagi ketika daya tahan tubuh sedang menurun, maka dengan mudah bisa terserang berbagai macam penyakit tersebut.

Kepala Bidang Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dinas Kesehatan Pangkep, dr Nurliah mengungkapkan memasuki musim hujan, ada beberapa penyakit yang biasanya menyerang masyarakat di Kabupaten Pangkep.

“Jika masuk musim hujan seperti ini biasanya penyakit yang paling banyak diderita oleh masyarakat Kabupaten Pangkep adalah diare dan demam berdarah,” ucap dr Nurliah saat dihubungi KabarMakassar.com — jaringan suara.com, Selasa,01 Desember 2020.

Ia mengimbau agar masyarakat Pangkep tetap waspada saat masuk musim hujan dengan menjaga kondisi tubuh apalagi di tengah pandemi Covid-19.

“Masyarakat bisa lakukan langkah pencegahan seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan, rajin cuci tangan kemudian perbaiki gizi dan tetap olah raga,” tutupnya.

Konten Bersponsor

Mungkin Anda Suka

Update Gempa Sulbar, BNPB: Korban Meninggal Dunia Jadi 42 Jiwa, 15.000 Mengungsi

WALHI: Banjir Kalsel, Tapi Akibat Tambang dan Kebun Sawit

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar