Babak Baru Kasus Lecehkan Institusi Polri yang Dikaitkan Pilkada Pangkep

Babak Baru Kasus Lecehkan Institusi Polri yang Dikaitkan Pilkada Pangkep

BA
Badauni AP

Penulis

Terkinidotid Hadir di WhatsApp Channel
Follow

Terkini.id, Pangkep - Penyelidikan kasus dugaan pencemaran nama baik institusi kepolisian Polres Pangkep memasuki babak baru.

Kasus tersebut statusnya ke tahap sidik. Di mana pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka. 

"Sekarang status kasus sudah dinaikan dalam tahap penyidikan, yang dulunya penyelidikan," kata Kapolres Pangkep AKBP Endon Nurcahyo, Selasa, 3 November 2020.

Sekadar diketahui, postingan akun M Syawir M Rhanggalawe itu di sebar ke grup facebook Diskusi Demokrasi dan Pilkada Pangkep pada 15 Oktober lalu. Dia menuliskan caption “SELAMAT DATANG KAPOLRES PANGKEP AKBP ENDON NURCAHYO S.I.K. SEMOGA MAMPU JADI PENGAYOM YANG BAIK DAN ADIL BUAT SELURUH LAPISAN MASYARAKAT PANGKEP. #MUDAH2N PENGHUNI GROUP INI YANG SDH BERMIMPI DAN BERHAYAL UNTUK MENANG.. TAMBAH RONTOK PALA BOTAKNYA!!! SIAPKAN MEMANG MAKI PARAMEX…HBR DAN KAWAN2 !!! SPIRIT DAN SEMANGAT BARU BUAT PARA MILITANS RAMAH MAGELLOMENTONG.. TIDAK ADAMI DEKKNGNA ITU SANAE”. Dalam postingan itu pun terlihat foto Kapolres Pangkep.

Sebelumnya, mantan Kapolres Pangkep AKBP Ibrahim Aji menyatakan dirinya keberatan atas postingan tersebut. Unggahan itu melecehkan institusi kepolisian. Ibrahim Aji pun merasa postingan itu telah melecehkan dirinya, baik secara pribadi maupun instansi.

Kasubbidoras Bidyanmas Baintelkam Polri itu pun berharap persoalan ini bisa menjadi contoh untuk masyarakat, terkhusus warga Pangkep agar bijak dalam bermedia sosial. Dan bila terbukti bersalah, pelaku terancam UU ITE Nomor 11 tahun 2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik, dengan ancaman hukuman paling lama 6 tahun penjara.