Terkini.id, Pangkep - Calon Bupati dan Wakil Bupati Pangkep, Muhammad Yusran Lalogau-Syahban Sammana (MYL-SS) memiliki program 10 Dasa Cita yang berkomitmen pada birokrasi.
"Untuk menciptakan sesuatu yang kuat, maka pondasinya harus kuat pula. Di sistem pemerintahan dan kemasyarakatan, kesejahteraan itu akan terjadi di saat pemerintahnya kuat," ujar Yusran, Sabtu, 24 Oktober 2020.
Yusran mengaku sejauh ini Kabupaten Pangkep masih memiliki kekurangan, utamanya dalam transparansi pengelolaan anggaran, sikap pegawai yang profesional dan bertanggungjawab.
Untuk mencapai pemerintahan yang kuat dan sehat, lanjut MYL, harus dimulai dari pemimpinnya kemudian ditularkan ke perangkat daerah, utamanya yang berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN).
"Kita harus berani mengubah. Sistem pemerintahan yang saat ini harus semakin hebat. Nah, dengan Pangkep kuat, pasti kita bisa ciptakan pemerintahan yang bersih, adil, dan tentu masyarakatnya ikut sejahtera," katanya.
MYL mengakui saat ini dia dan Syahban Sammana telah memikirkan pemberian insentif lebih besar bagi ASN yang memiliki kerja baik.
"Jadi ada reward yang diberikan yakni penambahan Tunjangan Kinerja. Kita juga siapkan program untuk para pensiunan PNS untuk memiliki Badan Usaha Purna," ujarnya.
Syahban Sammana menambahkan, pada poin terkahir, yakni pembuatan Badan Usaha Purna ini akan mewadahi para pensiunan untuk memiiki aktifitas di kala hari tua.
"Yang lebih bagusnya lagi, para pensiunan akan tetap punya peran dalam sistem roda pemerintahan, yakni bisa memberikan sumbangsih baik kegiatan, program serta sejumlah pemikiran guna menciptakan sistem pemerintahan yang sehat dan kuat," katanya.










