Zoom Tambah Otentikasi Eksternal Agar Bikin Lebih Aman

Aplikasi Zoom. [Shutterstock]
Aplikasi Zoom. [Shutterstock]

Terkini.id, Pangkep – Tampaknya, keamanan kini menjadi perhatian Zoom dalam mengembangkan aplikasinya. Aplikasi video conference itu kini memperkenalkan fitur otentikasi eksternal.

Single Sign-On (SSO) akan memungkinkan siswa masuk satu kali dan mendapatkan akses ke semua aplikasi, data, dan layanan yang mereka butuhkan, dilansir Antara dari laman Gadgets 360, Selasa, 13 Oktober 2020.

Siswa dapat diidentifikasi dengan benar dalam pertemuan menggunakan nama dari penyedia identitas (IDP), dan hanya siswa terotentikasi yang bisa mendapatkan izin dalam sistem tersebut, dilansir dari suara.com jaringan terkini.id.

Sistem ini menambah lapisan keamanan pada Zoom dan membuat proses pembelajaran online lebih sederhana bagi siswa dan juga guru.

Zoom mengatakan, platform telekonferensinya telah memiliki opsi SSO bagi guru dan staf, untuk dapat mengakses rapat Zoom dengan aman, dan kini memperluas sistem tersebut ke ruang kelas untuk siswa.

SSO memungkinkan host membatasi peserta rapat, yaitu pengguna yang masuk dan pengguna Zoom yang alamat emailnya hanya menggunakan domain tertentu.

Administrator TI sekolah dapat mengatur akun Zoom siswa, sehingga mereka diminta untuk melakukan otentikasi pada sistem SSO sebelum bergabung dalam kelas. Otentikasi eksternal ini menambahkan lapisan keamanan ekstra ke kelas Zoom.

Bagi siswa, sistem ini memastikan untuk dapat mengakses sekali klik ke semua aplikasi sekolah mereka dan menyederhanakan pengelolaan nama pengguna dan sandi.

Dengan cara ini, mereka tidak akan melewatkan apa pun. Cara ini juga akan menyederhanakan proses kehadiran, karena riwayat rapat Zoom setiap siswa dicatat di dasbor Zoom.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Ini Cara Menggunakan 4 Fitur Baru Youtube,Begini Cara Menggunakannya

Begini Cara Meningkatkan Jumlah Followers di Instagram

Berikut Cara Pastikan Akun TikTok Anda Aman dari Tangan-tangan Jahil

Hacker Klaim Berhasil Meretas Akun Twitter Pribadi Donald Trump

Anda Harus Hapus Aplikasi Berbahaya Ini Meski Populer

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar