Kata Sandi Anda Disusupi Peretas, Google Chrome Beri Peringatan

Ilustrasi mesin pencari Google. [Pixabay]
Ilustrasi mesin pencari Google. [Pixabay]

Terkini.id, Pangkep – Kejahatan siber semakin meningkat dan kata sandi kerap menjadi target untuk diretas. Jangan khawatir, Google Chrome akan memberikan peringatan.

Google meningkatkan keamanan dan kegunaan Chrome di ponsel, baik untuk iOS dan Android. Mulai hari ini, dilansir laman GSM Arena, Kamis 8 Oktober 2020, versi browser ponsel akan memberi tahu Anda jika kata sandi Anda telah disusupi, dan jika demikian, bagaimana cara memperbaikinya.

Bukan hanya itu, tetapi ini akan membawa Anda langsung ke formulir ‘ubah kata sandi’ yang benar setelah Anda diberi tahu bahwa kata sandi itu disusupi, di layanan mana pun Anda menggunakannya.

Dilansir dari suara.com jaringan terkini.id, untuk memeriksa apakah ada sandi Anda yang telah disusupi, Chrome mengirimkan salinannya ke Google menggunakan bentuk enkripsi khusus, yang tidak memungkinkan Google untuk mengetahui nama pengguna atau sandi Anda.

Pemeriksaan Keamanan juga akan hadir di Chrome seluler, dalam versi browser mendatang. Tindakan ini dapat memeriksa sandi yang disusupi secara manual, memberi tahu Anda jika Penjelajahan Aman diaktifkan, dan apakah versi Chrome yang Anda jalankan memiliki perlindungan keamanan terbaru.

Di iOS, Anda juga dapat menggunakan Chrome untuk mengisi otomatis detail login yang disimpan ke aplikasi atau browser lain. Dan untuk meningkatkan keamanan di iOS, Anda akan mendapatkan prompt otentikasi biometrik sebelum Chrome mengisi kata sandi apa pun.

Segera hadir di Android adalah Penjelajahan Aman yang Disempurnakan, yang secara proaktif melindungi Anda dari phishing, perangkat lunak perusak, dan situs berbahaya lainnya dengan berbagi data waktu nyata dengan layanan Penjelajahan Aman Google.

Perusahaan tersebut mengatakan bahwa di antara orang-orang yang telah mengaktifkan ini di desktop, perlindungan phishing prediktifnya menyebabkan penurunan sekitar 20 persen pengguna yang memasukkan sandi mereka ke situs web phishing. Kelemahannya, tentu saja, sekarang Anda membagikan lebih banyak data waktu tentang penggunaan Anda dengan Google.

Konten Bersponsor

Berita lainnya

Ini Cara Menggunakan 4 Fitur Baru Youtube,Begini Cara Menggunakannya

Begini Cara Meningkatkan Jumlah Followers di Instagram

Berikut Cara Pastikan Akun TikTok Anda Aman dari Tangan-tangan Jahil

Hacker Klaim Berhasil Meretas Akun Twitter Pribadi Donald Trump

Anda Harus Hapus Aplikasi Berbahaya Ini Meski Populer

Komentar

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar