Pesan dari Balik Baju Hazmat

Terkini.id, Pangkep – Membaca arus isu di media sosial tentang pandemi covid-19, nampak terlihat ada banyak mata dan hati yang telah mulai dibutakan oleh berita-berita hoaks dan keyakinan pengetahuan yang dangkal serta ketidakpedulian pada situasi kemanusiaan yang mengancam.

Ketika dunia sangat serius dan luar biasa menghadapi pandemi covid-19 dan sukses membasmi wabah itu.

Kita justeru masih berada pada polarisasi berpikir pandemi ini adalah konspirasi, bisnis, dan berbagai macam tudingan lainnya.

Baca Juga: IDI Setuju Kebijakan Pelonggaran Penggunaan Masker

Yang lebih parah lagi, munculnya fitnah yang sangat keji pada para tenaga medis yang telah mengorbankan segalanya demi menyelamatkan mereka-mereka yang terdampak pandemi ini.

Sebagai dokter yang terlibat langsung dalam penanggulangan wabah ini, kami hanya bisa berharap semoga pandemi ini tidak semakin meluas dan menyebabkan banyak korban.

Baca Juga: Ahli Kesehatan: Kasus Hepatitis Akut dalam Sebulan Belum Sebanding Covid-19

Kami hanya tenaga medis yang tak bisa memaksakan pikiran2 banyak orang, namun kami tetap berharap agar kita menyadari situasi ini.

Coba kita bayangkan masing-masing jika wabah ini menimpa anak-anak kita, keluarga kita, dan siapapun orang yang kita cintai.

Wabah ini tak mengenal status sosial, pangkat, jabatan atau apapun yang kita punya, olehnya itu mari kita berserah diri pada Allah SWT agar kita terhindar dari wabah ini dan mempercayakan sepenuhnya pada pemerintah untuk melakukan usaha-usaha penanggulangan.

Baca Juga: Ahli Kesehatan: Kasus Hepatitis Akut dalam Sebulan Belum Sebanding Covid-19

Bagi saya, apapun latarbelakang dan tujuannya, pandemi ini telah menyebabkan banyak korban sehingga kita harus terlibat aktif membantu sesama yang terdampak.

Bila Anda tak bisa melakukan apa-apa bagi para korban, cukuplah berdiam diri dirumah dan disiplin dalam menerapkan protokol kesehatan utamanya memakai masker, menjaga jarak, tidak berkumpul dan selalu cuci tangan agar kita terhindar dari serangan wabah ini.

Pangkep, 8 Juni 2020

Citizen: dr Annas Ahmad, Sp.B

Bagikan