Terkini.id, Pangkep - Selamat jalan Pung, karena ide kreatifmu di tahun 2008 lalu, ratusan sarjana guru Bahasa Daerah tercetak hingga lulus 2012.
Ratusan alumninya yang tergabung dalam Program Pendidikan Sarjana Guru Bahasa Daerah (PSGBD), jurusan Sastra Daerah Fakultas Ilmu Budaya Unhas kuliah gratis karena beasiswa yang diperjuangkan olehmu di Pemprov Sulsel.
Kami, dari 24 kabupaten/kota berterima kasih karena dedikasimu, semangatmu untuk memperjuangkan guru bahasa daerah yang hampir langka dan saya termasuk alumninya.
Tahun 2014, kembali kami diperjuangkan untuk kuliah di Pendidikan Bahasa dan Sastra Daerah UNM.
Saya juga menyelesaikannya sambil bekerja di dunia menulis. Yah, suka dukanya tiap hari bolak balik ke Pangkep-Makassar untuk mendapatkan ijazah Sarjana Pendidikan.
Tahun 2016, saya lulus dan karena beasiswa gratis lagi yang diperjuangkan olehmu. Saya dan ratusan alumni lainnya kini mendapatkan dua ijazah.
Ijazah itu sangat berguna untuk mendaftar di salah satu perusahaan media dengan ijazah sarjana Sastra, sedangkan ijazah pendidikan Bahasa dan Sastra saya pakai mendaftar guru di Yayasan Kesejahteraan Semen Tonasa. Saya lulus tahun 2017 lalu tapi mengundurkan diri karena memilih bekerja di dunia menulis. Meski begitu, saya senang perusahaan swasta itu juga memperhatikan guru-guru bahasa daerah seperti kami ini.
Kini, tahun 2020 efek ijazah sarjana sastra dan pendidikan itu sangat terasa. Meski, saya gagal menjadi CPNS 2018 lalu karena urutan kelima dari empat guru bahasa daerah yang akan ditempatkan di salah satu sekolah di Pangkep.
Meski begitu, saya senang Pemkab Pangkep punya kepedulian penuh dengan kuota bahasa daerah 2018 lalu yang banyak sekali. Senang, karena perjuangan berdiskusi saya dengan guru-guru, dengan Diknas Pangkep khususnya kepala dinas waktu itu membuahkan hasil dengan mempertimbangkan puluhan kuota guru bahasa daerah di Pangkep.
Saya berharap, mereka memberi pelajaran budaya dan kearifan lokal Pangkep dengan benar dan rajin membaca kearifan lokal Pangkep di perpustakaan daerah. Rajin membaca, ini penting karena selain mengajarkan kearifan dari luar, para pelajar itu tidak boleh lupa kearifan lokalnya sendiri.
Puang, jasa-jasamu untuk ratusan alumni guru bahasa daerah tidak akan kami lupakan. Selamat jalan pejuang guru bahasa daerah, selamat jalan Pung. Ratusan alumni guru bahasa daerah yang diperjuangkan olehmu dan sebagian kini sudah jadi PNS mendoakanmu. Al Fatihah Andi Muallim Mantakillang, Sabtu 6 Juni 2020.
Citizen: Alumni PSGBD Unhas dan UNM perwakilan Kabupaten Pangkep, Munjiyah Dirga Ghazali










