Ikut Berpolitik, KASN Rekomendasikan ke Bupati Dua ASN di Pangkep Diberikan Sanksi

Komisi Aparatur Sipil Negara
Komisi Aparatur Sipil Negara (kasn.go,.id)

Terkini.id, Pangkep – Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN) mengeluarkan rekomendasi sanksi bagi dua Aparatur Sipil Negara ASN di Kabupaten Pangkep.

“Rekomendasi tersebut berdasarkan Surat Ketua Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan Nomor : 1K.Bawaslu.SN-13/PM.05.02/I/2020/11/1/2020 tanggal 11 Januari 2020 dan Nomor : 037/K.Bawaslu.SN-13/PM.05.02/III/2020 tanggal 13 Maret 2020,” tulis web pangkep.bawaslu.go.id. Minggu 10 Mei 2020.

Surat rekomendasi yang dikeluarkan KASN merupakan, tindak lanjut hasil kajian pelanggaran yang ditemukan Bawaslu Pangkep.

Adapun surat rekomendasi tersebut berisikan jika ASN bernama Andi Baso sebagai staf Kecamatan Mandalle terbukti menghadiri sebuah kegiatan silaturrahim, salah satu bakal calon wakil bupati Kabupaten Pangkep H Rahman Assagaf.

Dalam surat tersebut, Andi Baso juga terbukti berpakaian dinas saat menghadiri kagiatan itu.

Baca juga:

“Terkait pelanggaran kode etik dan kode perilaku yang dilakukan saudara Andi Baso pada saat jam kerja dan menggunakan pakaian dinas,” tulis isi surat pada point d.

Rekomendasi KASN tersebut menulis agar Bupati Pangkep sebagai Pembina Pejabat Kepegawaian memberikan sanksi bagi ASN atas nama Andi Baso.

“Melaporkan hasil pelaksanaan tindalanjut rekomendasi KASN, kepada ketua KASN dalam jangka 14 hari kerja,” tulis surat rekomendasi KASN pada point e.

Sementara, salah satu ASN Mustari Syam dalam rekomendasi tersebut diketahui sebagai Kepala Dinas Catatan Sipil.

Dirinya dalam surat tersebut terbukti melakukan pelanggaran karena terbukti mendaftarkan diri sebagai bakal caloin wakil bupati Pangkep ke partai PDIP, Nasdem, Golkar, dan PPP.

“Terdapat baliho Mustari Syam, yang ditemukan Bawaslu Pangkep, bertuliskan “Tuan Guru Andalanku, Pangkep 2020,” tulis rekomendasi KASN untuk Mustari Syam.

Rekomendasi KASN juga menuliskan agar Mustari Syam mengajukan cuti di luar tanggungan negara untuk mengikuti pemilihan kepala daerah.

Komentar

Rekomendasi

11 Pemancing Dilaporkan Hilang di Perairan Pangkep

Koalisi Masyarakat Sipil Sulsel: Tindak Tegas Pelaku Kasus Perundungan Anak di Pangkep

UNICEF Apresiasi Kepolisian Tangani Kasus Perundungan Anak di Pangkep

Polres Pangkep Tangkap Pelaku Penganiayaan Anak yang Viral di Medsos

Positif Covid-19 di Pangkep Bertambah 17 Pasien

Klaim Penyebaran Lokal, Pasien Positif Covid-19 di Pangkep, Bertambah Enam Orang

Serikat Karyawan Semen Tonasa, Bagikan Paket Sembako ke Masyarakat

Legislator PDIP Bagikan Sembako untuk Warga Pangkep

Laporkan Tulisan

Kami akan menggunakan masukan Anda untuk mempelajari ketika sesuatu tidak benar